A letter from February 26th, 2016

Time Travelled — almost 10 years

Peaceful right?

Dear FutureMe, Ini aku, seorang mahasiswi jurusan Sastra Inggris di sebuah universitas Islam terkemuka di Surabaya. Apa kabar diriku? Umurmu yang sekarang pasti sudah semakin tua kan? Sedang apa? Apa sedang mengurus anak - anakmu? Bagaimana kabar suamimu? Semoga dia baik - baik saja bersamamu dan anak - anakmu. Dia sudah bekerja keras sepertinya untuk keluargamu. Aku ingin mengingatkanmu sesuatu sebelum terlambat. Aku ingin, kamu merawat anakmu dengan kesabaran. Jangan mudah memarahi anak apalagi menuntut anak untuk mendapatkan rangking. Ingat, dulu kamu cukup tersiksa akan hal itu. Kemudian, ketika kamu bergosip dengan para tetangga, usahakan hindari pembicaraan tentang kelebihan anak karena itu akan lebih membuatmu merasa iri. Sampaikan salamku kepada anak - anakmu ya. Aku yakin siapapun suamimu, dia sudah sangat bekerja keras. Usahakan kalau dia pulang dari tempatnya bekerja, kamu buatkan dia secangkir teh atau susu hangat. Itu akan membuatnya rileks. Kamu pijat dia. Aku tahu kamu juga lelah karena pekerjaan rumah, tapi dia yang lebih lelah karena harus berkendara sejauh beberapa kilometer hanya untuk mencari sesuap nasi. Yah, usahakan dia bahagia di rumah sendiri. Sampai di sini dulu suratku. Semoga kamu berkenan dengan perkataanku hehehe. Aku yang ada di masa depan adalah seorang ibu dan istri yang hebat. Semangat!! Salam cinta Aku 10 tahun lalu

Load more comments

Sign in to FutureMe

or use your email address

Don't know your password? Sign in with an email link instead.

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Create an account

or use your email address

You will receive a confirmation email

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Share this FutureMe letter

Copy the link to your clipboard:

Or share directly via social media:

Why is this inappropriate?