Press ← and → on your keyboard to move between
letters
Dear Echa Natasya Afrida Amd.Kes
JOURNEY ECHA DI TINGKAT III
hari ini,11 Agustus 2025 kamu mendatangi dosen pembimbing mu Buk Nelma , sendirian. Karena dari kelas mu hanya kamu yang menjadi anak nya. Mungkin Allah menguji mu agar terlatih untuk mandiri . Kamu hari ini mengajukan tiga judul Gambaran Hb pada kualitas tidur mahasiswa, gambaran kebiasaan merokok terhadap kejadian Hipertensi ,dan Gambaran Hb pada Tb Paru. Ternyata yang memungkin kan adalah Gambaran Kebiasaan Merokok terhadap kejadian Hipertensi . Namun ketika mencoba menjelaskannya kamu gagal "Pusing saya mendengar jawaban kamu" what the hell . Kamu sangat terkejut. Sudah berulangkali kamu menangis ,namun bukan perkataan itu poin utama penyebab nya . Kamu menangis karna merasa kehilangan waktu tidur yang tenang di malam hari .waktu tanpa memikirkan hal-hal yang menjengkelkan itu. Setelah menonton Out Unwritten Seoul,ada di mana mi rae ingin mencoba melompat dari lantai dua karna tekanan yang dia alami ,mungkin saja jika ia sakit ia bisa berhenti dari semua ini dan berkata bahwa ia jatuh saat menjemur selimut ,lebih baik lagi jika ia mati mungkin. Saat berdiri dari balkon lantai 2 kos mu,kamu berpikir hal yang sama ,untung saja kamu tidak punya keberanian yang cukup, untung saja kamu mengingat mantra yang di ucapkan miji (kembaran mi rae) "Kemarin sudah berlalu, besok belum datang , hari ini belum pasti" dan kata-kata yang aku lupa siapa yang menyebut kan nya bahwa "Bagaimana pun rintangan nya pasti terlewati juga". Jika kamu membaca ini dengan gelar itu, selamat kamu telah berhasil melalui nya . Apa pun yang terjadi tolong tetap ingat dua mantra itu ,semoga kamu tetap hidup hingga hari itu
Sign in to FutureMe
or use your email address
Create an account
or use your email address
FutureMe uses cookies, read how
Share this FutureMe letter
Copy the link to your clipboard:
Or share directly via social media:
Why is this inappropriate?