Press ← and → on your keyboard to move between
letters
Dear Pal,
Hi! aku gak tau, hari ini pas emailnya sampe & mungkin kamu baca. apakah kita masih menikah? masih jadi suami istri? we never know.
aku tulis ini saat hubungan kita diujung tanduk, aku juga udh ikhlas dengan apapun yang akan terjadi. yaaa honestly, kinda sad sih ya ternyata apa yg dialani Mama Papaku terulang, tapi semoga Ara ga mengalami apa yang kita alami ya. sudah seminggu ini, sebelum tidur bukan hanya doa tidur tapi juga aku bacakan ayat kursi & surah al-qadr. semoga anak ini bernasip lebih baik dibandingkan kita berdua 😇
aku nulis ini karena aku tau aku gak akan pernah menyesali apa yang sudah aku putuskan dihidupku. apa yang terjadi sekarang yaudah memang surat jadi suratan takdir yang tinggal kita jalani aja. kamu orang yg berarti dihidupku, karena apapun statusnya kita nanti. kamu ayah dr anakku.
but i'm really sorry, selama kamu hidup kamu jarang mendapakan apresiasi yg layak, kalau kamu mwngutarakan pendapat selalu dibantah, gak pernah didengar setiap keputusannya, selalu dianggap ga pernting. gabisa atau bahkan lama memutuskan sesuatu. aku cm pengen blg, kalau kamu jg boleh ngmng dan berpendapat, kamu jga berhak di dengar, semoga setelah ini semua terjadi, kamu bisa lebih di apresiasi. aku tau kamu bisa melakukan dan memutuskan sendiri apapun, aku paham kamu sudah memikirkan berbagai possibilty yg akan terjadi.
semoga proses pencarian kamu mendapatkan hasil ya. aku gak tau. apakah saat surat ini sampe, kamu sudah menemukan dirimu? akankah kamu jadi Naufal yg ku tau? atau justru kamu menemukan dirimu yg baru?
tapi semoga apapun hasilnya. semoga itu yang terbaik untukmu ya.
kalau kita msh bersama, Happy Anniversary. but if not, i hope you have a good life become a better person every single day, menemukan dirimu yang sesungguhnya dan bisa berbahagia terus tanpa trauma. kamu bisa ungkapkan apa yg kamu rasakan tanpa ragu. semangat!
bonus foto ara di daycre hr ini, karena kamu di block kan. semoga dapat mengobati rasa rindu kamu ke ara
Hi! aku gak tau, hari ini pas emailnya sampe & mungkin kamu baca. apakah kita masih menikah? masih jadi suami istri? we never know.
aku tulis ini saat hubungan kita diujung tanduk, aku juga udh ikhlas dengan apapun yang akan terjadi. yaaa honestly, kinda sad sih ya ternyata apa yg dialani Mama Papaku terulang, tapi semoga Ara ga mengalami apa yang kita alami ya. sudah seminggu ini, sebelum tidur bukan hanya doa tidur tapi juga aku bacakan ayat kursi & surah al-qadr. semoga anak ini bernasip lebih baik dibandingkan kita berdua 😇
aku nulis ini karena aku tau aku gak akan pernah menyesali apa yang sudah aku putuskan dihidupku. apa yang terjadi sekarang yaudah memang surat jadi suratan takdir yang tinggal kita jalani aja. kamu orang yg berarti dihidupku, karena apapun statusnya kita nanti. kamu ayah dr anakku.
but i'm really sorry, selama kamu hidup kamu jarang mendapakan apresiasi yg layak, kalau kamu mwngutarakan pendapat selalu dibantah, gak pernah didengar setiap keputusannya, selalu dianggap ga pernting. gabisa atau bahkan lama memutuskan sesuatu. aku cm pengen blg, kalau kamu jg boleh ngmng dan berpendapat, kamu jga berhak di dengar, semoga setelah ini semua terjadi, kamu bisa lebih di apresiasi. aku tau kamu bisa melakukan dan memutuskan sendiri apapun, aku paham kamu sudah memikirkan berbagai possibilty yg akan terjadi.
semoga proses pencarian kamu mendapatkan hasil ya. aku gak tau. apakah saat surat ini sampe, kamu sudah menemukan dirimu? akankah kamu jadi Naufal yg ku tau? atau justru kamu menemukan dirimu yg baru?
tapi semoga apapun hasilnya. semoga itu yang terbaik untukmu ya.
kalau kita msh bersama, Happy Anniversary. but if not, i hope you have a good life become a better person every single day, menemukan dirimu yang sesungguhnya dan bisa berbahagia terus tanpa trauma. kamu bisa ungkapkan apa yg kamu rasakan tanpa ragu. semangat!
bonus foto ara di daycre hr ini, karena kamu di block kan. semoga dapat mengobati rasa rindu kamu ke ara
Sign in to FutureMe
or use your email address
Create an account
or use your email address
FutureMe uses cookies, read how
Share this FutureMe letter
Copy the link to your clipboard:
Or share directly via social media:
Why is this inappropriate?