A letter from May 22, 2025

Time Travelled — 12 months

Peaceful right?

Surabaya, 22 Mei 2025 Untuk Aku di Masa Depan, Halo, Apa kabar kamu di sana? Semoga kamu baik-baik saja, ya. Hari ini, aku pengen ngobrol sebentar sama kamu dan sama aku sendiri, tapi menggunakan versi yang lebih tua, lebih bijak, dan semoga lebih damai. Aku baru aja selesai melewati tahun pertama kuliah di Universitas Ciputra. Gila, rasanya waktu berjalan semakin cepat tanpa aku sadari. Tapi jujur, ini bukan tahun yang mudah. Banyak banget hal yang aku pelajari, bukan cuma dari kelas ataupun dosen, tapi dari kehidupan itu sendiri. Awalnya aku kira, kuliah itu cuma soal datang ke kelas, ngerjain tugas, lalu pulang. Tapi ternyata, semuanya jauh lebih kompleks. Aku belajar gimana rasanya kerja sama bareng orang-orang dengan kepribadian yang berbeda-beda, belajar ngatur waktu yang kadang rasanya nggak pernah cukup, belajar ngontrol emosi, dan yang paling berat belajar berdamai sama diri sendiri dalam situasi apapun. Ada banyak malam yang aku habiskan ngerjain tugas sambil nahan nangis. Kadang bukan karena tugasnya susah, tapi karena aku ngerasa capek banget dengan fisik, pikiran, dan segalanya. Tapi anehnya, dari semua kelelahan itu, aku jadi makin mengenal lebih dalam dengan diriku sendiri. Ternyata aku lebih kuat dari yang aku kira sebelumnya, dan ternyata aku bisa kok meskipun sering merasa ragu dalam hal apapun. Tahun ini juga ngajarin aku soal pentingnya support system. Teman-teman yang bisa diajak bercerita, dosen yang mau dengerin, dan keluarga yang selalu nanyain kabar. Dengan hal-hal kecil itu ternyata bisa berdampak banget buat aku supaya bisa terus jalan hingga mencapai impianku. Sekarang, aku cuma pengen nyapa kamu yang ada di masa depan. Aku berharap kamu masih inget rasanya ada di titik ini. Titik yang dimana semuanya masih serba awal, serba coba-coba, dan serba takut salah. Tapi juga titik dimana kamu mulai berani melangkah, walaupun pelan, dan walaupun belum yakin arahnya benar atau enggak. Buat kamu nanti aku punya beberapa pesan penting yang harus diingat: 1. Jangan terlalu keras sama diri sendiri. Kamu boleh capek, kamu boleh gagal, itu hal yang manusiawi. 2. Jangan lupa nikmatin prosesnya. Hidup bukan soal cepet-cepetan sukses, tapi soal cara kita bertumbuh. 3. Tetap jadi versi dirimu yang jujur. Jangan berubah cuma biar diterima orang lain. 4. Dan yang paling penting: apa pun yang kamu lakuin nanti, pastikan kamu melakukannya dengan sepenuh hati. Terima kasih ya, udah sampai sejauh ini. Aku bangga sama kamu di masa depan. Dan aku berjanji, aku di sini akan tetap terus belajar dan bertumbuh jauh lebih baik, supaya kamu di masa depan bisa hidup dengan tenang. Salam hangat, Aku, yang sedang belajar menjadi dewasa

Load more comments

Sign in to FutureMe

or use your email address

Don't know your password? Sign in with an email link instead.

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Create an account

or use your email address

You will receive a confirmation email

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Share this FutureMe letter

Copy the link to your clipboard:

Or share directly via social media:

Why is this inappropriate?