A letter from Mar 08, 2025

Time Travelled — about 1 year

Peaceful right?

Dear FutureMe, Ap kabar, Tyka? Bagaimana kehidupanmu sekarang? Apakah kamu sudah menemukan tempat di mana hatimu merasa tenang? Apakah kamu sudah merasa cukup dgn semua yg kamu miliki? Atau masih ad hal yg kamu kejar, impian yg belum tercapai? Ak menulis ini untukmu, untuk mengingatkan siapa dirimu, gimana perjalananmu, dan sejauh apa kamu udah ngelangkah. Karena aku tau, akan ada saatnya kamu kembali merasa ragu, lelah, atau mungkin mempertanyakan apakah semua perjuangan ini sepadan. Maka saat itu tiba, bacalah ini perlahan ya tyk, dan ingatlah betapa luar berharganya diri kamu.. Tyk, kamu selalu punya hati yg besar. Kamu selalu ingin jadi lebih baik, selalu ingin memberikan yang terbaik, baik untuk dirimu sendiri maupun untuk orang" di sekelilingmu. Aku pengen kamu tau kalo itu bukan hal yang mudah, dan gak semua orang mampu melakukannya. Jadi, kalau kamu merasa belum cukup baik, berhenti bentar ya. Lihat ke belakang. Lihat seberapa jauh kamu udah berjalan, berapa banyak luka yang udah kamu sembuhkan, dan berapa banyak momen sulit yang telah kamu lalui. Ak tau kamu pernah berada di titik di mana kamu berpikir kalo buka hati adalah keputusan paling berisiko. Kamu dulu takut buat ngulang fase kembali merasakan sakit, takut untuk berharap lebih, takut untuk percaya. Tapi lihatlah dirimu sekarang. Kamu udah nemuin seseorang yang gak hanya mencintaimu, tapi juga berusaha sebaik mungkin untuk membuatmu merasa dicintai. Ingatkah kamu betapa sulit awalnya? Betapa aneh dan canggung rasanya ketika seseorang yang sudah bertahun-tahun kamu kenal sebagai sahabat tiba-tiba muncul dengan keberanian, menawarkan sesuatu yang lebih dari sekedar persahabatan lebih dari sekedar pacaran lebih dari sekedar komitmen? Kamu sempat ragu, bertanya-tanya apakah ini nyata, apakah ini keputusan yang benar. Tapi di antara semua pertanyaan itu, ada satu hal yang gak bisa kamu abaikan: gimana dia hadir, gimana dia nunjukkin usahanya, gimana dia gak hanya mengatakan cinta, tapi juga membuktikannya dalam tindakan. Dia bukan hanya seseorang yang mencintaimu, tapi juga seseorang yang memperjuangkanmu. Yang berusaha mengenalmu lebih dalam, memaparkan kepadamu plan masa depan berikut juga dengan progress yang udah dia usahakan, memahami duniamu, bahkan ikut serta dalam perjalanan self growth mu. Dia bukan hanya datang untuk jadi bagian dari hidupmu, tapi juga untuk bertumbuh bersamamu. Tyk, kamu pernah merasa gak layak dapatin cinta sebesar ini kan. Kamu pernah berpikir kalau menerima perlakuan istimewa seperti ini terasa berlebihan, karena selama ini kamu terbiasa berjuang sendirian. Tapi lihat sekarang, kamu akhirnya tau gimana rasanya dicintai tanpa harus merasa takut. Kamu tau bahwa cinta yang tulus tidak membuatmu merasa kurang, tapi justru membuatmu semakin utuh dan sempurna. Dan di atas semua itu, jangan pernah lupa untuk bersyukur sm Allah ya Tyk Karena tanpa kehendak-Nya, kamu gak akan berada di titik ini. Tanpa kasih sayang-Nya, kamu gak akan bisa ngerasain cinta yang begitu dalam dan tulus. Ingat, semua yg kamu miliki saat ini adalah rezeki yg Allah kasih. Jika di masa depan kamu kembali merasa ragu, jika dunia kembali terasa berat, baca lagi surat ini. Ingat bahwa kamu udah melewati begitu banyak hal dan kamu tetap berdiri tegak. Ingat kalo kamu tuh perempuan yang penuh cahaya, yg selalu nemuin jalan meskipun dalam kegelapan. Dan jika saat ini kamu udah mencapai semua yang kamu impikan, tolong lakukan satu hal untukku ya Tyk: bersyukurlah. Bersyukur untuk setiap luka yang telah sembuh, untuk setiap kebahagiaan yang datang, untuk setiap orang yang tetap bertahan di sisimu. Karena semua itu adalah hasil dari perjalanan panjang yang kamu lalui dengan penuh keberanian. Allah itu Maha Baik, Tyka. Segala hal yang pernah kamu tangisi dulu, kini jadi bagian dari cerita indah yang membuatmu jauh lebih kuat. Allah gak pernah ninggalin kamu, meskipun terkadang kamu merasa seakan dunia begitu berat. Aku bangga sama kamu, Tyka. Aku bangga sama segala perjuanganmu, segala ketabahanmu, dan segala cinta yang kamu bagi ke dunia. Tetaplah jadi dirimu sendiri. Tetaplah berani. Tetaplah percaya semua yg terbaik akan selalu datang di waktu yg tepat. Dan yang paling penting, tetaplah bersyukur. Tertanda, Dengan penuh cinta Aku dari masa lalu, yang dulu takut, tapi akhirnya memilih percaya..

Load more comments

Sign in to FutureMe

or use your email address

Don't know your password? Sign in with an email link instead.

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Create an account

or use your email address

You will receive a confirmation email

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Share this FutureMe letter

Copy the link to your clipboard:

Or share directly via social media:

Why is this inappropriate?