Press ← and → on your keyboard to move between
letters
Dear Michael 1 tahun yang akan datang,
Hai Akel, finally we back again on this Letter. Sebelum gua membuat pesan untuk gua dimasa depan, gua mau nanya apa kabar Kel? Are you okay saat lo baca ini? Gimana hidup lo di 1 tahun ini, apa yang udah lo dapat dan perjuangkan sampai detik dimana lo baca ini? Jangan lupa untuk berterima kasih ya karena udah sampai di titik ini. Itupun kalo lo masih bisa baca surat ini Kel.
Surat ini di tulis di tanggal 03 Februari 2025 Kel. Lo tulis ini disaat hati lo lagi ancur loh, sangat hancur dan lo gak tau apa yang lo harus lakukan. Di bulan november tepatnya gua gatau tanggal berapa lo baru aja putus sama Perempuan yang sangat lo sayang Kel. Lo baru aja kehilangan rumah lo, rumah satu2nya tempat lo pulang dan bercerita. 4 Tahun hubungan lo ancur gitu aja. Dan yaa, hancurnya itu gara2 lo Kel. Sorry to say yaa, but it's true and it is what it is. Semuanya balik lagi karena permasalahan financial lo.
Yang lagi lo rasain saat buat surat ini tuh lo lagi hancur tau Kel, sangat hancur kalau bisa di bilang. Lo kehilangan salah satu orang yang percaya kalo lo bisa, tapi pada akhirnya orang yang menurut lo paling percaya dan menurut lo dia paling terdepan untuk support lo ternyata jadi salah satu orang yang menyerah akan diri lo. Miris ya? Lo saat ini ngerasain hancur, but gua disini sedang berusaha buat nikmatin dan sedang berusaha untuk kuat. Tapi jujur, gua gatau sampai kapan. Hopefully gua bertahan dan kuat sampai seenggaknya bisa untuk membaca kembali surat ini ya..
Gua yang sekarang lagi ngerasa buntu banget, gatau arah. Ga punya tujuan hidup. Apasih tujuan hidup Lo? Selama 4 Tahun terakhir tujuan hidup lo ada karena ada sosok Bianca, lo bertujuan untuk hidup enak karena lo mau bahagiain Bianca. But Nathan Said "Apa kabar dengan kebahagiaan lo sendiri?". Entah kapan terakhir kali gua berfikir tentang kebahagiaan gua sendiri.
Karena masalah Putus ini lo jadi memikirkan semua hal, tentang kenapa Hidup lo sampai di umur 25 Tahun ini tidak ada perkembangan yang signifikan? Mengapa Financial lo masih sama gini2 aja. Lo jadi bertanya akan semua hal yang terjadi di kehidupan lo. Apa yang udah lo achive, hal apa yang membuat lo bisa bertahan sampai detik ini lo bikin surat ini. Gila yaa ternyata People come and go dan permasalahan ini mempengaruhi ke semua hal. Dibilang capek tuh capek banget gila, kayak heii lo sadar gak sih lo bener2 kehilangan salah satu sosok penting dalam hidup lo. Orang bilang move on, orang nyuruh untuk move on, orang bilang People come and Go, banyak perempuan yang lebih baik diluar sana. Tapi mereka gak tau, Perempuan itu segalanya bagi lo, perempuan itu jadi salah satu alasan lo untuk bertahan. But ya balik lagi, people come and Go yaa. Semoga disaat lo baca surat ini, gua sih ga berdoa lo udah dapet perempuan yang baik lain. Gua berharap lo bisa berdamai dengan diri lo dan menerima hal ini dan sudah tidak terlalu menjadi masalah yang mempengaruhi lo. But yaa, semoga lo dan Bianca bisa berhubungan baik lagi ya.
Eh tp lo jadi lebih dekat sama Mama dan Kakak lo tau, lo jadi sering bercerita dan sekedar sambat sama Kakak lo. It's Fun dan ternyata nyaman jg. But yaa gatau lah yaa, jujur disaat ini gua gatau apa yang gua rasain sebenernya, apa yang harus gua lakuin. Sepi gais, sangat sepi dan kesepian.
But yaa Kel, semoga di 1 tahun kedepan selain lo ada buat baca surat ini, semoga kehidupan Lo sangat better dari hari ini ya. Entah pekerjaan Lo yang membaik, financial yang membaik dan mental health yang membaik juga. Gua sayang Diri gua sendiri, gua sayang Lo. Tetep kuat yaa...
Regards,
Michael Morio Kinya.
Sign in to FutureMe
or use your email address
Create an account
or use your email address
FutureMe uses cookies, read how
Share this FutureMe letter
Copy the link to your clipboard:
Or share directly via social media:
Why is this inappropriate?