Press ← and → on your keyboard to move between
letters
Untuk diriku pada tahun 2025 atau 2026
Hai, aku memutuskan untuk berbagi perasaan melalui kata-kata ini karena perasaan bisa berubah seiring berjalannya waktu. Bisa sedih ataupun bahagia, siapa yang tau? Yang tau hanya kamu sebagai orang yang merasakan.
Dulu aku pernah menuliskan seperti ini, tapi karena pesan itu tidak diterima kembali, maka dari itu ini hanya sekedar ingatan ala kadar. Waktu itu aku menuliskan mengenai apa yang sudah kulalui apa saja, jurusan kuliah apa yang kupilih, dan apakah aku memiliki seorang pacar. Lalu bagaimana dengan orang itu?
Maka dari itu, aku akan berbagi jawaban dan perasaan karena hubungan itu baru selesai beberapa hari lalu. Dia orang yang sangat baik, selalu memperhatikan orang-orang disekitarnya yang dianggap berhagia, ringan tangan untuk membantu dan memiliki hati yang besar. Hubungan kami selesai karena kondisi, namun aku yakin tidak hanya itu saja ... banyak ketidakcocokan diantara kami. Seperti hobi, minat dan perbedaan sifat yang membuat obrolan tidak nyambung dan nyaman. Kami sering kali meributkan masalah kecil, tp itu akar dari masalah ini... banyak faktor masalah dari diri kami yang menyebabkan keributan itu muncul tp dari diri kami tidak ada yang mau terbuka. Maka untuk diriku, tolong pelajari masalah ini untuk orang yang akan menjadi pacarmu di masa depan.
Dulu aku sempat bertanya-tanya apakah hubungan ini akan berjalan berapa lama, apa sekitar beberapa bulan atau setahun? Ternyata sudah ada dua tahun, sebagian besar sifat dan kepribadian kami begitu sama, namun sifat buruknya saja yang sama. Dalam menjalani hubungan itu, aku menyadari bahwa aku mulai ketergantungan karena dia memiliki sifat yang baik, dia menyadari hal itu yang membuat sebelum putus dan dia berkata ”apa hanya butuh sandaran” tp aku tidak tau apakah itu hal yang baik atau buruk. Yang membuatku terkesan adalah tidak banyak air mata atau kesedihan yang keluar, apa diriku ini memang tidak menyukainya sedari awal? Aku merasa tidak banyak yang berubah, hanya tidak mengabari keseharian, dan tidak ada support lainnya. Untuk sekarang aku tidak ingin berbalikan, dan begitupun dengan dia. Namun bukankah takdir selalu membuat lelucon? Haha.
Lalu aku bertanya-tanya, apakah aku dapat melakukan semua dengan baik tanpa dia? Tidak ada support tentu saja membuat kesulitan. Tolong ceritakan.... Yang tahu hanya diriku di masa depan.
Kini aku di kuliah jurusan Ilmu komunikasi tahun ke-3, aku ingin mengembangkan kemampuan dan keahlian serta mencari kesukaan, tentu saja yang paling penting adalah uang ... aku mau uang yang banyak! Tolong ceritakan apa saja yang telah kamu lalui, apa yang kamu sudah capai, dan apakah aku akan memiliki pacar lagi? 0.0 aku sangat menantikan perkembangan diriku.
Semoga pesan ini sampai pada diriku, 10/17/23.
Sign in to FutureMe
or use your email address
Create an account
or use your email address
FutureMe uses cookies, read how
Share this FutureMe letter
Copy the link to your clipboard:
Or share directly via social media:
Why is this inappropriate?