Press ← and → on your keyboard to move between
letters
Dear FutureMe,
Ada beberapa kalimat yang ingin aku ucapkan.
Kepada diri sendiri di masa sekarang dan di masa depan, aku katakan terimakasih, bahkan beribu kali. Terimakasih sudah mau diajak berkompromi atas segala keadaan yang tidak menyenangkan. Terimakasih sudah bersedia untuk tetap berusaha, meskipun sudah tahu bahwa yang dihadapi adalah hal yang begitu berat. Terimakasih telah memilih untuk tidak menyerah, di saat ada pilihan untuk menyerah.
Terimakasih telah bertahan hingga saat ini, telah begitu yakin
untuk mampu untuk sampai di tahap ini.
Sesuai janji pencipta, bahwa Ia tak akan membebani hambanya
di luar kemampuannya. Dari kalimat itu, aku tahu bahwa atas
segala hal yang terjadi, entah berat, susah, sulit, apapun hal
yang tidak menyenangkan dirasa, pada akhirnya semua itu
terjadi dengan akhir bahwa akan dilalui. Benar-benar, kalimat
penguat untuk kita para manusia yang selalu rapuh untuk
hal-hal demikian. And when i remember that, always banget
ngerasa apa yang dijalanin tuh jadi ringan.
Terimakasih telah menjadi kuat hingga saat ini. Meski banyak
menguras amarah, air mata, emosi, tenaga, tapi itu semua
nyatanya bisa tertutupi walau dengan kata "tak apa" Ya,
terimakasih walau harus berakhir "tak apa" seolah
menggambarkan bentuk penerimaan yang nyatanya susah
untuk didamaikan. Pada akhirnya, segala masalah yang terjadi
akan terjadi juga. Terima atau tidak, dipaksa pun nantinya
akan terbiasa.
Kukatakan banyak terimakasih untuk diri sendiri, agar kamu
yang membaca ini secara tidak langsung juga membacanya
sebagai kamu yang berterimakasih kepada dirimu. Terimakasih
telah membaca tulisan ini hingga selesai. Terimakasih juga
telah banyak mengatakan kalimat terimakasih kepada diri masing-masing.
Sign in to FutureMe
or use your email address
Create an account
or use your email address
FutureMe uses cookies, read how
Share this FutureMe letter
Copy the link to your clipboard:
Or share directly via social media:
Why is this inappropriate?