Press ← and → on your keyboard to move between
letters
Dear FutureMe,
Hai untuk diriku yang empat tahun kedepannya kalau Sekarang tahun 2023 tiga tahun lagi berarti 2026, harapan ku cukup sederhana semoga di tahun itu aku bisa lulus kuliah tepat waktu.
Juga di waktu masa yang akan datang semoga aku bisa dapat kerjaan agar bisa menghasilkan uang sendiri biar bantu adik ku sekolah, karena itu kesepakatan antara saya dan kakak saya.
Katanya kakaku menyuruh ku untuk kerja di swiss sedang kan kakak ku di Jepang, jadi pas kalau ibu mau liburan ke Swiss nanti tak pesan kan tiket nya jika ibu ku mau kejepang kakak ku yang pesan kan tiket jadi kita bisa jalan jalan keluar negeri haha aku juga ingin tau Jepang seperti apa?.
Padahal ya hidup di luar negeri gak segampang itu aku lihat biayanya mahal sekali, belum juga bahasa Inggrisnya yang semoga aja untuk masa yang akan datang aku sudah bisa bahasa Inggris, belum juga kehidup disana pasti berbeda aku kan anak yang bergantung sama orang tua bisa gak ya hidup mandiri? apakah menerus S2 disana? Sepertinya tidak aku gk yakin bisa cukup S1 aja.
Kalau masalah gaji si besar di sana dibandingkan di Indonesia mungkin menyesuaikan, kalau kehidup di sini murah meriah bagi yang mampu bukan menghina tapi ada beberapa merasa mengeluh mahal, kalau di Swiss jangan bilang lagi mahal sekali bagi Indonesia aku gk tau untuk masyarakat disana apakah termasuk murah atau mahal karena aku lihat dari pandangan ku sebagai orang Indonesia aku cari di google untuk biaya Sebulan perlu menyediakan sekitar 1,000 hingga 1,400 EUR (Rp. 16-23 juta) untuk tempat tinggal, makanan, transportasi, dan kebutuhan lainnya.
Untuk selengkapnya belum tau pasti karena masih banyak yang harus dipertimbangkan, dari mulai visa karena aku juga gk punya dll.
Sebenarnya aku tertarik dengan Psikologi forensik jujur suka Baca cerita tentang menyelidikan pembunuhan itu aku ingin pelajari akan tetapi pasti ada hambatannya yaitu aku takut darah atau pu luka rasa nya ngeri gk bisa aku lihat lama lama itu menjadi terbayang-bayang.
Pernah dulu ada anak kecil jatuh dari tembok habis prosotan di tembok di jatuh kebelakang pas itu ingat sekali kejadiannya salah satu ibu ibu sadar tentang anak itu dia kaget sekali pas lihat lukanya akhirnya mengatakan ke ibu nya si anak untuk datang melihatnya pas di bawah aku lihat tulang nya itu keluar dari kulit nya syook aku langsung gak lihat lagi karena ngeri pertama kalinya tregedi didepan mata sendiri dan ada juga yang kecelakaan di tubuh nya tergeletak di tanah rasa nya gemetar karena aku yang nyetir hampir aja oleng Alhamdulillah aku bisa nahan padahal ya kakak ku itu perawat dia aja ngeri lihat Kanyak seperti itu padahal dia pernah ikut ke ruang operasi pernah bahkan ada yang muncrat darah nya, beraninya pas dalam profesinya tapi pas lepas atribut langsung keberanian turun derastis.
Dari yang aku ceritakan diatas harapan ku sederhana semoga di tahun depan aku bisa lebih berani lagi juga berani dalam komunikasi, bisa menjadi orang berguna, hilangkan rasa malas mu itu, cukup itu semangat ya untuk diriku sendiri jika ada kesalahan wajar manusia bisa melakukan kesalahan kamu juga bukan manusia sempurna tapi kamu harus berusaha melakukan yang terbaik.
#UASPsikom2023
Sign in to FutureMe
or use your email address
Create an account
or use your email address
FutureMe uses cookies, read how
Share this FutureMe letter
Copy the link to your clipboard:
Or share directly via social media:
Why is this inappropriate?