A letter from Jul 12, 2023

Time Travelled — almost 3 years

Peaceful right?

Dear future me, Terimakasih pada diri sendiri di umur saya 23tahun ini mungkin sudah banyak hal yang saya alami sebagai pembelajaran untuk selanjutnya yang mungkin saja lebih berat, mulai kegagalan sampai keberhasilan. Tidak ada rasa penyesalan dalam diri saya atas apa yang sudah terjadi. Kalau diingat, dalam mengejar cita-cita saya menjadi abdi negara selama 3tahun ternyata harus menerima kegagalan berulang kali juga dan membuat saya sempet berfikir kalau saya cuma beban untuk keluarga ternyata sekarang baru terjawab kenapa Allah tidak mengabulkan cita-cita saya. Salah satunya karna harus menjaga kedua orang tua saya, gak bisa membayangkan gimana sedihnya orang tua kalau saya jadi dan harus penempatan jauh dari mereka. Jadi, sekarang kalau melihat teman yang sukses menjadi abdi negara saya tersenyum dan mikir “apa yang menjadi takdirku akan mendekat dan mudah, dan yang bukan takdirku ternyata akan diganti dengan yang lebih baik”. Entah kenapa dengan saya ikhlas merelakan apa yang bukan menjadi takdir saya ternyata datang rezeki yang tidak terduga dan bisa meneruskan usaha keluarga bahkan lebih maju dari sebelumnya. Bahkan sekarang kuliah ditambah kerja dan harus bolak balik pandaan-sidoarjo, sempat mengeluh sampai kapan saya harus berjuang tanpa tau kapan sukses. Tapi sisi lain saya yakin kalau ada hal baik di setiap perjuangan yang Allah siapkan untuk saya nanti. Aamiin . #UASpsikom2023

Load more comments

Sign in to FutureMe

or use your email address

Don't know your password? Sign in with an email link instead.

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Create an account

or use your email address

You will receive a confirmation email

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Share this FutureMe letter

Copy the link to your clipboard:

Or share directly via social media:

Why is this inappropriate?