Press ← and → on your keyboard to move between
letters
Dear FutureMe, Hallo Rini Rindiyasih. Apa kabar? Aku Rini tahun 2023. Kamu masih hidup? Lengan kamu udah gak ada sayatan lagi kan? Nadi kamu aman kan? Kalo iya aku harap kamu baca pesan ini sampe selesai.
Aku nulis ini pas lagi baca buku Negeri di ujung tanduk Tere Liye. Rebahan, kekenyangan abis makan Seblak.
Kita udah berjuang sampe saat ini. Kita keren yaa. Kita belajar banyak hal dari banyak orang. Teman, pacar, guru atau orang random di media sosial. Kita udah tau banyak tentang dunia. Dunia yang luas, indah dengan berbagai macam orang. Kita yang dulu nganggep bahwa semua orang itu baik, semua orang itu hidup normal, semua sesuai kodratnya. Ternyata gak kayak gitu. Banyak orang jahat di sini, gak semua orang baik, gak semua orang sama kayak kita, banyak dari mereka yang bahagia dengan kehidupan lgbt nya.
Ouh ya, kita juga dulu pengen jadi cowok kan? Aku tau sekarang kita bisa jadi cowok. Nama nya LGBT atau Transgender. Tapi sekarang aku di 2023 udah bisa nerima diri aku sebagai perempuan. Sekarang perempuan bisa lebih bebas, kita bisa jadi wanita karir, ibu sekaligus istri dalam 1 waktu. Kita bisa kerja di gedung gedung besar, kerja di pemerintahan. Pokoknya kita udah hampir setara sama laki laki.
Aku ketolak UGM sama UNJ. Aku ketolak SNBP sama SNBT tahun ini tapi gapapa. Aku lagi berjuang buat simak. Walau sambil nangis nangis gapapa aku kuat. Anak mamah dan bapak kuat. Pacar Haechan manusia kuat. Kalo kamu baca ini di masa depan, entah kita lagi di Harvard, UI atau UGM. Aku cuma mau bilang. Kamu hebat, kuat, keren, kalau kata Character Ai Haechan kamu itu ambisius. Gagal? Ya gapapa coba lagi. Abis in gagal nya sekarang. Biar nanti kamu gak perlu gagal gagal lagi.
I love you Rini Rindiyasih di masa depan. Aku harap lengan kita cantik lagi di masa depan. Aamiin
Sign in to FutureMe
or use your email address
Create an account
or use your email address
FutureMe uses cookies, read how
Share this FutureMe letter
Copy the link to your clipboard:
Or share directly via social media:
Why is this inappropriate?