Press ← and → on your keyboard to move between
letters
Cerita ini terjadi sekitar tahun 2023.
nama tempat maupun tokoh, disamarkan
maaf siapapun kamu pendamping seseorang yang membaca ini, tapi ini yang terjadi di tahun 2023 ini, tepatnya hari ini di tanggal 24 april 2023. 2 hari setelah lebaran
Dia membuatku terpesona di bulan februari, panggil saja dia Rio. Rio yang awalnya aku berpikir hanya seorang mentor untuk kuliahku ternyata dia memiliki rasa kepadaku, itu yang ada di pikiranku saat itu, dibulan januari. jadi ceritanya gini. sebelumnya aku dan dia berkomunikasi lewat whatsapp, hanya tentang pelajaran dan tidak lebih dari itu, sampai di akhir november percakapan kita di chat itu semakin gak jelas, posisinya aku masih memiliki seorang kekasih. di bulan desember hp dan laptop ku rusak, tapi dia masih memaklumkan dan tidak menghukumku. sampai aku putus dengan kekasihku saat itu, dan aku benar benar cepat sekali move on untuk berdamai dengan diri sendiri, bukan karena aku telah ada si rio ini tapi karena aku ada di hubungan toxic saat itu dan lega bisa lepas dari relationship itu.
Di bulan januari ini aku mencoba memandang dia sebagai lelaki bukan sebagai mentor. Sebelum bulan januari pun aku tiba tiba memiliki rasa sama dia tapi ku pikir tidak mungkin karena dia itu mentorku, tidak lebih dari itu. sampai temenku bilang "diapun seorang lelaki yang bisa suka dengan wanita atau perempuan yang dia mau, coba kamu pandang dia sbagai lelaki tapi jgn terlalu interest juga karena dia masih DALAM PENCARIAN" itu kata temenku Anya. ketika mindsetku, aku rubah. benar saja, perasaan itu mengalir dengan sendirinya.
Di bulan februari kejadian unik terjadi. di tanggal 8 februari 2023, aku dan temenku nekat ke jakarta untuk sevice laptop. sebelumnya, di akhir bulan januari, rio memang sempat datang ke jakarta, dan tinggal sementara di jakarta karena ada urusan pekerjaan. jarak kost-anku dengan jakarta sekita 3 jam kalau naik motor. temanku saat itu tau hubungan ku dengan rio, tapi kita belum tahap pacaran. oh iya saat itu kita pernah singgung menyinggung tentang pernikahan dan dia ada bilang ke aku kalau dia mau sama aku. paham sampai sini?.
oke, ketika service laptop itu temenku bilang gini ke aku "sekalian aja kak ajak dia jalan, siapa tau dia mau" kata temenku, Dhia. saat dhia bilang spt itu, rio sedang offline dan lamaa sekali, tapi kita nekat. di tengah jalan, dhia di jemput sama pacarnya dan aku naik motor sendiri. singkatnya, kita sudah selesai servicenya, sekitar jam setengah tiga, rio balas chat ku dan dia bilang "ayo, jalan. sip aku yang bawa motor ya" itu kata rio di chat. akhirnya kita gas ke arah penginapan rio. plot twist juga, penginapan rio dekat dengan rumahku, jadi aku familiar dengan tempatnya. yups, kita double date malam itu.
di tanggal 12 februari 2023, moment yang tak akan ku lupakan. aku jalan lagi dengannya tapi kali ini berbeda, tidak ada teman atau siapapun yang menemaniku untuk menemui rio, hanya aku dan rio berdua, ku sebut saja saat kita dating. destinasi saat itu Mall-TIM-Nonton bioskop (Waktu Ashar genre horor)-Makan Malam-Pulang. saat jalan pun, aku menikmati setiap momentnya, tidak ada yang mess untuk ku ingat. dari dia ngejaga aku dari belakang saat aku berdiri di bus biar aku gak jatuh sampai dia panik karena kartu transjakarta ku hilang. semuanya ku ingat dengan jelas, sejelas jelasnya dan bayangan itu tetap masih ada juga di ingatanku. dia pakai baju apa juga aku tahu, celana bahkan gaya rambutnya aku masih ingat sampai sekarang. Rio, apa kamu masih ingat?
di bulan maret, kejadian yang sangat foolish, aku sangat bodoh benar benar bodoh AHAHAHHA. singkatnya, aku disuruh buat jurnal sama dia tapi aku ga bisa dan berantakan tuh jurnalnya terus sama dia di udahin sampe bilang "kamu udah ya gausa ngerjain jurnalku lagi" "jurnal yang bener tuh seperti ini" "makasih ya". awalnya aku berpikir dia melibatkan aku karena dia mau aku tau dia berproses seperti apa, tapi memang aku sangat foolish. setelah ku pikir lagi, mungkin dia ingin mengetes kemampuanku, sampai mana sii pola pikir ku dan sehebat apa aku, sejago apa aku dan sepinter apa aku. jahat, kamu jahat rio.
di bulan april, tepatnya pada saat bulan ramadhan, aku sama dia jarang sangat untuk sekedar chatingan, entah kenapa tapi aku berusaha positive thingking. mungkin dia sedang itikaf, jadi balas chat lama. jujur yaa, aku cerita di bulan april ini agak berat dan nahan emosional aku. back to the topic. beberapa firasat buruk tentangnya menyelimutiku, tapi temenku berusaha ngehiburku untuk berpikir positive. sampai dia skripsi, dia hanya flexing tntang dia sudah sidang, dia sudah selesai skripsi. (di bulan januari rio pernah bilang mau datang setelah setelah skripsi. dia bilang gini "InsyaAllah aku mau, tapi kamu mau nunggu aku, nunggu sampai aku selesai skripsi" dia bilang gitu). aku pun ikut senang karena perjuangan dia udah selesai, maksudnya perjuangan skripsi yaa, sudah bebas gitu. dan ternyata selesai skripsi pun masih sama, dia bales chatnya lama dan bahkan gak dibales, aku berpikir lagi "mungkin pas lebaran, dia bakalan bales chat aku" ternyata pas lebaranpun chatku gak dibales.
Dia dari bulan februari itu balik ke rumahnya, rumah dia ada di pulau luar jawa, antara sumatra, kalimantan, sulawesi dan papua.
yang bikin aku tambah ovt tentang semua ini adalah aku dijadikan pilihan kedua di pencarian dia. sebelumnya katanya, rio dekat dengan kating aku, tapi katingku mengabaikannya. dia bener bener gak bales chat aku sampai sekarang dan aku ovt tentang hal itu. apa balik ke pilihan pertama dia. entah siapa itu pilihan pertama dia yang jelas aku punya pikiran ke sana.
pesan untuk rio, kamu jahat ya! cowok memang brengsek
Comments are turned off.