A letter from April 21st, 2023

Time Travelled — almost 3 years

Peaceful right?

Dear Aku. Nanti, kalau aku sudah punya pasangan yang benar-benar aku mau, aku ingin sekali pergi berdua menikmati matahari terbenam. Bercerita tentang apa yang sudah kita lewati hari ini, duduk sambil bersender di bahumu dan kepala mu di kepalaku, aku ingin punya pasangan yang se jalan dengan ku. Yang sama-sama menyukai langit dan malam, sama-sama menyukai pantai dan bulan, sama-sama menyukai keindahan alam. Aku sudah menemukan orangnya tapi belum bisa menggapainya, dia belum bisa ku sebut milikku karena pada dasarnya kami memang belum memulai apa-apa. Maaf teruntuk pacar ku saat ini, bukannya aku tidak benar-benar jatuh hati padamu, aku hanya nyaman dengan semua yang telah kamu berikan, seterusnya biarkan aku hidup dengan pilihan ku, ya?. Kita tidak memiliki visi dan misi yang sama, kamu selalu aneh ketika melihat ku memandang langit begitu serius, memotret awan dan pantai ketika sedang bersama membuat mu risih kadang kala. Makanya aku bilang, kita seharusnya tidak benar-benar berkencan kala itu, sebab belum mengenal satu sama lain kita nekat untuk masuk ke sana. Ntah kapan waktunya, aku harap aku dapat benar-benar mengekspresikan cintaku untuk pasangan ku kelak.

Load more comments

Sign in to FutureMe

or use your email address

Don't know your password? Sign in with an email link instead.

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Create an account

or use your email address

You will receive a confirmation email

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Share this FutureMe letter

Copy the link to your clipboard:

Or share directly via social media:

Why is this inappropriate?