Press ← and → on your keyboard to move between
letters
Dear FutureMe, hello nes terimakasih sudah berusaha baik baik saja saat diterpa banyak masalah. Entah sekarang sudah menjadi apa . Rumahmu tempat berdiam dari ribuan tindakan kurang baik akan dirimu besar kan? Makananmu sekarang seimbang dalam sisi serat, buah dan karbo kan? Naik kendaraan dengan atap dan sedang kau mainkan music tulus kan di mobil mu? Di kota cantik apa nes rumahmu berlabuh? apakah laut dapat kau pandang? ****** mungkin? atau sawah? rumah- rumah besar menjulang tetanggamu? atau halaman yang cukup dengan suasana rindang untuk minum teh?
Sudah kau belikan mama dan papa mobil?
entah berapa kali aku menangis dengan keterbatasan ini, tetapi tak ada usaha juga yang aku lakukan. Membiarkan diriku larut bersama waktu dan terus percaya suatu hari nanti aku sudah berada di titik itu. Takut, satu kata yang ada dalam benakku sekarang. Untuk menyewa kamar dengan pendingin aku berpikir 1000 kali. Sedangkan, teman- temanku semua sudah memiliki pemikiran untuk menyicil sebuah hunian nyaman dengan teman hidupnya. aku? masih belum apa apa di kepala 25 ini. usia seperempat abad.
bahkan alasan pasti untuk tetap di kota ini masih terlampau klise. aku hancur dan karna seseorang lagi dan lagi. entah apa yang akan kau ekspresikan saat membaca surat ini. aku akan berusaha terus bercerita , setidaknya disini sedikit ada kelegaan dan mungkin satu satunya tempat aku bisa bercerita.
Sign in to FutureMe
or use your email address
Create an account
or use your email address
FutureMe uses cookies, read how
Share this FutureMe letter
Copy the link to your clipboard:
Or share directly via social media:
Why is this inappropriate?