A letter from Aug 25, 2022

Time Travelled — almost 4 years

Peaceful right?

Dear FutureMe, Halo, gimana kabarnya? Semoga masih sehat-sehat saja ya diriku di masa depan. Gimana kehidupannya? Apakah sudah membaik? Apakah kamu dapat jodoh? Apakah kamu sudah mandiri finansial? Apakah kamu bisa membayar kuliahmu dengan kerja? Sudah dapet beasiswa? Apakah kamu sudah bisa menghidupi keluargamu? Kalau boleh jujur aku sangat penasaran. Semoga saja aku di masa depan lebih baik kehidupannya ya. Aku sangat berharap itu karena kamu adalah harapan keluarga kita. Kamu sudah harus mandiri dan bisa menolong banyak orang. Kamu harus sudah menaikkan derajat keluarga kita. Namun, kalaupun ternyata kamu stress, depresi berat, dan sakit karena tekanan yang semakin besar di masamu saat ini, aku harap kamu bisa kuat ya. Aku harap kamu tidak pernah menyerah karena apapun yang terjadi, jika kamu jatuh kamu harus tetap bangkit. Namanya kehidupan, kita semua diberi jatah kesedihan dan kegagalan. Allah tidak akan menguji Hamba-Nya melebihi batasnya jadi aku tahu kamu kuat kok melewati semua kesedihan dan tekanan yang kamu alami saat ini. Kamu hanya harus bertahan aja, okay? Tolong tetaplah sabar apapun yang terjadi. Misalnya kamu bahagia hari ini, aku sangat senang. Aku cuman mau nitip pesan, apapun yang kamu alami hari ini baik itu sedih maupun bahagia, aku harap kamu tetap bersyukur ya. Tolong apresiasi hal-hal kecil yang kamu punya karena hal itulah yang mungkin bisa membuatmu bahagia. Terima kasih, good luck untuk kehidupanmu ya🙌

Load more comments

Sign in to FutureMe

or use your email address

Don't know your password? Sign in with an email link instead.

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Create an account

or use your email address

You will receive a confirmation email

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Share this FutureMe letter

Copy the link to your clipboard:

Or share directly via social media:

Why is this inappropriate?