A letter from May 2nd, 2021

Time Travelled — almost 5 years

Peaceful right?

Dear aku, Kamu hebat karna sudah berjuang sejauh ini. Kamu keren karna mampu menghadapi semua seorang diri. Kamu tangguh karna tak pernah menyerah dengan keadaanmu. Aku benar - benar bangga sekaligus bersyukur karna kamu mampu menjalani ini semua dengan senyuman. Aku tahu kamu begitu rapuh dan gelisah. Namun, aku benar - benar kagum karna kamu mampu melewati semua ini dengan tawa yang selalu terhias di wajah manismu. Untukmu yang selama ini berjuang di tengah badai. Untukmu yang selama ini tetap berbaik di hati meskipun sering tersakiti. Untukmu yang terus tersenyum meskipun berada dalam kesepian. Untukmu yang telah berjuang. Aku hanya ingin mengatakan bahwa semua kesedihanmu akan benar - benar berakhir. Kamu akan mendapatkan kebahagiaan sejati. Kamu akan mencapai semua cita - cita dan impianmu. Semua orang yang mengatakan omongan mu hanya omong kosong, akan tercengang dan bangga dengan dirimu. Suatu saat nanti kamu bisa muncul di semua acta televisi, karyamu dapat menginspirasi orang lain, kamu akan menjadi idola yang dikagumi semua orang, semua orang akan menghormati, menyangjung dan mencintaimu. Kamu bisa memberikan segala yang orang tua dan keluargamu inginkan. Kamu akan menjadi kebanggaan negara Indonesia. Kamu akan masuk di majalah forbes 30 under 30. Kamu akan menjadi wanita karir yang hebat dan tangguh. Kamu bisa membangun sekolahan, masjid dan menyumbang untuk anak - anak di UNICEF. Suatu saat nanti kamu akan berdiri di atas mimbar memakai setelan jas hitam dan membaca naskah berpidato di atas ribuan orang dan membuat mereka terinspirasi dan terkesima akan kemampuanmu. Suatu saat nanti kamu tidak lagi merasa kesepian karna akan ada pria tampan, bertanggung jawab, kaya, dan tulus mencintaimu. Seseorang yang akan selalu menemanimu, mendukung, menyayangi, mencintai dan menghormatimu. Seseorang yang akan menjadikanmu sebagai prioritas sekaligus dunia nya. Kamu yang dulu dihina sekarang akan selalu dipuji, dihormati dan dicintai. Kamu yang tidak memiliki keluarga yang harmonis, kelak bisa menciptakan keluarga yang harmonis, penuh cinta dan kehangatan. Akan ada tangan - tangan kecil yang menggengam jemarimu. Kamu yang dulu miskin sekarang telah menjelma menjadi milyader. Mulai sekarang seberat apapun hidup yang kamu jalani tetaplah tersenyum, tertawa dan percaya bahwa Allah selalu mengiringi setiap langkahmu. Percayalah bahwa kamu tidak benar - benar sendiri. Kamu itu hebat dan layak untuk dincintai. Kamu diciptakan dengan penuh berkah dan cinta kasih dari orang tuamu. Kamu hebat dan menganggumkan. Karensa jika nanti kamu sudah memiliki segalanya, kuharap kamu tak akan melupakan tanahmu. Kuharap kamu tidak menjadi orang yang sombong dan takabur. Tetaplah menjadi karensa yang tulus, bersahaja dan bertanggung jawab. Jika kamu membaca tulisan ini mungkin saat ini kamu tengah berada di sebuah rumah mewah yang hangat dan menikmati musim semi dengan secangkir susu hangat dan sepotong biskuit. Kurasa gaya rambut dan jas mu sudah cocok untukmu mengawali hari kerjamu. Dan yah jangan lupa untuk mengabari kekasihmu yang sedang menunggumu. Kuharap kamu akan selalu bahagia dan memberikan kebahagiaan untuk yang lain. Kamu berhasil melakukannya karensa karna semua yang kamu impikan, inginkan dan cita - citakan sudah tercapai. Lakukan terus kebaikan yaa!! Dan semangat buat jadi ketua Unicefnya😂😂

Load more comments

Sign in to FutureMe

or use your email address

Don't know your password? Sign in with an email link instead.

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Create an account

or use your email address

You will receive a confirmation email

By signing in to FutureMe you agree to the Terms of use.

Share this FutureMe letter

Copy the link to your clipboard:

Or share directly via social media:

Why is this inappropriate?