Bismillahirrahmanirrahim..
Hai diriku di masa depan.. aku menulis ini dengan keadaan yang kurang menyenangkan. Kau ingat kan, saat ini pandemi virus korona masih merajalela dimana-mana. Aku bahkan ga tau bisa melewati ini atau engga. Tapi hari ini aku masih dengan mimpi yang sama.. pengen beresin kuliah. Pengen lanjut S2 kalau ada rejeki, dan udah pasti di Jogja. Kota impian kita. Bapak sama ibu belum merestui untuk aku menikah dengan perempuan sunda. Saat kamu baca tulisan ini, mungkin kamu udah menikah dan tau apa jawabannya dari pertanyaan yang selama ini aku tanyakan? Jadi siapa istrimu? Jadikah perjodohan dengan putri? Saat ini aku belum ada perasaan sama sekali. Dan sejujurnya kalau boleh memilih tentu aku ingin menikah dengan wanita yang aku pilih sendiri. Tapi yang penting, sholehah kan istrimu saat ini? Udah punya anak belum? Kamu kasih nama siapa? Pasti anaknya Jumadi udah mau masuk TK saat ini. Gimana dengan anakmu? Siapa istrinya Andra, Anto, dan Dani? Apa kabar teman² di Bandung? Bapak sama Ibu sehat selalu kan? Kamu tau kan aku rela korbanin cinta aku buat berbakti dan bahagiain bapak sama ibu. Pastiin kamu lakuin tugas kamu dengan baik. Oiya sekarang kamu kerja apa? Ngajar kah? Bisnis kah? Atau sama aja seperti kamu 6 tahun yang lalu. Penuh ketakutan dan ga berani melangkah. Pastiin ya kamu jalani hidup kamu dengan sebaik mungkin. Bermanfaat untuk orang-orang di sekitar kamu. Apalagi ya.. hari ini diam seharian di kosan. Boring ga ada teman. Abis masak daging sama sambal. Maklum belum ada istri. Oiya sekarang di sana makan apa? Siapa yang masak? Udah pasti ga masak sendiri lagi kan? Salam buat istrimu ya. Semoga dia yang terbaik untuk dunia akhiratmu. Salam juga anakmu, bilang sama dia ayah udah usaha keras untuk mencarikan ibu yang terbaik bagimu nak. Siapapun dia saat ini, kamu harus jadi anak yang berbakti ya. Yang taat sama Allah. Dan terakhir, salam sama bapak dan ibu.. tolong tanyain ke mereka, apakah mereka udah ridho sama aku sebagai anak? Apakah aku udah berbakti untuk mereka? Sampaikan maaf jika belum maksimal dalam berbakti. Dan bilang terima kasih untuk kasih sayang dan pengorbanan yang tidak ada habisnya. Dan satu lagi.. jadi apapun kamu saat ini, aku akan selalu bangga. Karna kita udah berjuang keras mengejar mimpi² kita. Semangat terus ya.. jadilah suami dan ayah yang baik. Semoga Allah selalu memberkahi hidup kalian. Salam :)
Sign in to FutureMe
or use your email address
Create an account
or use your email address
FutureMe uses cookies, read how
Share this FutureMe letter
Copy the link to your clipboard:
Or share directly via social media:
Why is this inappropriate?